Iklan

Iklan

,

Satresnarkoba Polresta Pekanbaru Amankan Pelaku Narkotika dengan Modus Jual Ayam Bangkok

Admin
7/03/24, Juli 03, 2024 WIB Last Updated 2024-07-03T02:03:51Z

PEKANBARUINFO.COM-Para pengedar narkoba selalu menggunakan beragam trik dalam melancarkan aksinya. Seperti yang dilakukan Sa (20) dan Ke (17), keduanya pemuda warga Kota Pekanbaru.

Dengan berlagak menjual ayam bangkok, keduanya menyelipkan sabu dan ekstasi dalam kardus yang berisi ayam tersebut. Selanjutnya dikirim melalui angkutan pesawat udara. Dengan cara itu, tersangka bisa mengirim barang haram itu dari Pekanbaru dengan tujuan Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Namun sepak terjang tersangka terhenti, setelah keduanya diciduk jajaran Satresnarkoba Polresta Pekanbaru.

Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Manapar Situmeang, didampingi Wakasat Narkoba, AKP Noki Loviko, menyebutkan bahwa dua pelaku berinisial S (20) dan K (18) telah diamankan.

"Berkat pengembangan kasus, dua pelaku berinisial S dan K berhasil ditangkap. Barang bukti narkotika ditemukan oleh petugas Avsec Bandara SSK II Pekanbaru pada Rabu (29/5/2024) lalu," katanya, Selasa (2/7/2024).

Barang bukti yang diamankan berupa 945,4 gram narkotika, 4.570 butir pil ekstasi, dan dua ekor ayam bangkok.

Setelah terdeteksi melalui X-ray, barang haram tersebut diketahui akan dikirim ke Makassar. Penerima paket diketahui seorang warga bernama Abidin Mappa.

"Narkotika dikirim oleh pria berinisial DPA atas perintah Z. Paket tersebut diterima DPA dari seorang driver ojek online berinisial U. Setelah dilakukan control delivery terhadap U, petugas akhirnya bertemu dengan U. Dia mengaku menerima orderan dari seseorang sambil menunjukkan nomor handphone pemesan," ujar Manapar.

Petugas kemudian melakukan pelacakan terhadap nomor HP tersebut dan melakukan control delivery di depan Toserba Sibam di Jalan Beringin, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru.

"Di sana, petugas mengamankan seorang pria berinisial FH, yang merupakan pemilik kedai donat. Selanjutnya, barang bukti dibawa ke Polresta Pekanbaru untuk pengembangan dan proses hukum lebih lanjut," terang Manapar.

Dari pengembangan pelaku FH, pada Rabu (26/6/2024), polisi mengamankan S di parkiran SPBU Jalan Durian, Kecamatan Sukajadi Pekanbaru, dan pelaku lainnya, K, di Kecamatan Payung Sekaki.

"Di rumah S, polisi menemukan 14 kotak kayu warna coklat sebagai wadah penyimpanan sabu dan pil ekstasi. Sementara di rumah K ditemukan satu kotak kayu berisi 11 bungkus narkotika dengan total 4.570 butir ekstasi dan dua ekor ayam bangkok. Satu orang kita tetapkan sebagai DPO berinisial A," pungkas Kompol Manapar.

Para pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat 2 juncto pasal 112 ayat 2 dengan ancaman pidana mati, seumur hidup, atau 20 tahun penjara.***

Iklan

iklan