Iklan

Iklan

,

Pak Ogah Masih Marak Beraksi, Pengendara : Kesal

Admin
6/27/24, Juni 27, 2024 WIB Last Updated 2024-06-27T09:00:00Z

PEKANBARUINFO.COM-Keberadaan Pak Ogah atau pengatur lalu lintas ilegal masih marak di sejumlah u-turn jalan-jalan protokol Kota Pekanbaru. Namun Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru mengaku sudah rutin melakukan patroli mengawasi keberadaan Pak Ogah tersebut.

Mereka sengaja menghentikan laju kendaraan yang luruh untuk memberi ruang bagi kendaraan yang akan berbelok arah dengan harapan mendapatkan imbalan uang dari pengendara mobil. Bahkan terkadang, Pak Ogah sengaja berdekatan dengan mobil yang berbelok arah dan memberikan kode mengetuk jendela untuk meminta uang ke pengendara.

Dikutip dari RIAUPOS.CO, salah seorang pengendara mobil Rini Kurniawati mengaku kesal dengan keberadaan Pak Ogah yang sengaja menghentikan laju kendaraan lainnya demi memprioritaskan pengendara lain yang memberikannya uang untuk melintas atau berputar arah.

”Semakin mengerikan Kota Pekanbaru ini. Semuanya serba bayar. Mau belok di u-turn saja sudah ada Pak Ogah,” katanya.

Ia berharap, pemerintah bisa benar-benar menertibkan keberadaan Pak Ogah yang sudah menjamur di Pekanbaru yang telah memberikan rasa tidak nyaman bagi pengendara mobil.

”Seharusnya ditertibkan mereka ini, bukan malah dibiarkan. Pekanbaru ini pusat kota, masa banyak Pak Ogah. Hilanglah wajah ibukota Provinsi Riau dengan menjamurnya Pak Ogah,” tuturnya.

Kepala Dishub Pekanbaru Yuliarso mengaku pihaknya sudah sering bersikap tegas dengan melakukan razia dan patroli rutin menertibkan aktivitas Pak Ogah yang masih beroperasi di beberapa persimpangan serta u-turn.

Namun ia tidak memungkiri Pak Ogah kerap kucing-kucingan dengan petugas saat pihaknya melakukan penertiban. 

”Dishub Pekanbaru terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan sejumlah instansi seperti Satpol PP, Dinas Sosial dan Forum Lalu Lintas untuk mengatasi masalah ini,” katanya.

Bahkan, ada beberapa Pak Ogah yang terjaring razia diserahkan ke dinas sosial dan diminta untuk tidak lagi mengatur lalu lintas.

Yuliarso juga meminta masyarakat khususnya pengendara tidak memberikan uang atau tips kepada Pak Ogah yang berada di u-turn.

Hal ini guna memutus rantai mereka agar tidak kembali kejalan karena pengendara sudah tidak memberikan uang seperti yang mereka harapkan.

”Kepada pengendara, kami sangat berharap untuk tidak memberikan tips kepada Pak Ogah. Karena walaupun kami terus melakukan razia kalau pengendara tetap memberikan mereka uang pasti yang ada mereka dan kita main kucing-kucingan terus, karena setiap kali kami datang mereka langsung bergegas hilang dari lokasi, begitu pula sebaliknya,” ucapnya.**













Sumber : riaupos.co

Iklan

iklan